Kamis, 01 Maret 2018

Jadi Korban Begal Motor Di Siang Bolong

Kabar Pojok Surabaya -- Anggiarizky Farmaseta (24) menjadi korban perampasan motor oleh dua orang tak dikenal, Kamis (1/3/2018) siang. Rizky tidak bisa berbuat apa-apa dia rela menyerahkan motornya karena diancam dibunuh oleh pelaku.

Kejadian ini bermula, saat Rizky berkendara di kawasan Jl. Indragiri dari arah Dr Sutomo. Mendekati tikungan (Circle K) Surabaya sekitar pukul 11.00 WIB, Rizky yang mengendarai Honda Beat Hitam bernopol W 2188 XR dipepet oleh dua orang berboncengan.

"Satu orang yang dibonceng tiba-tiba turun dan bilang kalau motor saya belum lunas. Saya menjawab sudah lunas, tapi orang itu malah mengancam saya dan saya panik," katanya kepada Radio Suara Surabaya

Rizky mengatakan, pelaku juga memaksa agar Rizky menunjukkan STNK. Setelah itu, pelaku merampas STNK lalu motor korban langsung dibawa kabur pelaku.

"Saya tak kuasa melawan atau berteriak. Sebenarnya ada orang tukang tambal ban di dekat situ, tapi saya panik," katanya.

Selang beberapa menit, kata Rizky, ada Kapolsek Wonokromo yang tengah melintas di kawasan itu. Dia meminta bantuan Polisi dan diajak ke Mapolsek untuk dibuatkan laporan. 

Rizky menegaskan motor miliknya tidak menanggung tunggakan kredit. Motor miliknya sudah lunas, dan BPKB juga lengkap.

Sementara itu, Kompol I Gede Suartika Kapolsek Wonokromo membenarkan telah menerima laporan peristiwa perampasan yang dialami Rizky. 

"Saya sedang patroli Bonek, kebetulan melintas di daerah itu. Tiba-tiba ada warga yang meminta tolong, setelah saya datangi ternyata korban perampasan. Korban saya bonceng ke Polsek untuk membuat laporan," katanya saat dikonfirmasi suarasurabaya.net.

Kompol Gede mengatakan, kejadian ini menjadi prioritas untuk diungkap. Pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan berusaha mencari pelakunya.

"Saya juga tengah mengumpulkan rekaman CCTV di kawasan jalan itu. Mulai di Circle K dan sekitarnya," katanya. (*/kps)

Tidak ada komentar: