Minggu, 09 September 2018

Bawa Kabur Motor Dengan Modus Gendam

ilustrasi / ist.
Kabar Pojok Surabaya-- Pencurian motor dengan modus gendam kembali terjadi di Surabaya. Kejadian gendam motor ini menimpa pegawai depot gudeg di Kertajaya, Surabaya. Sebuah motor matic raib di bawa pelaku.
"Iya benar saya kehilangan motor mas, kemarin Jumat (7/9) siang saat dipakai teman saya," terang Dewi Natalia (38) korban kehilangan motor.


Seperti dilansir jatimnow.com, peristiwa pencurian motor modus gendam itu terjadi pada siang bolong, sekitar pukul 11.30 Wib. 

Dewi menceritakan, kejadian itu, berawal dua orang pelaku yang menyaru sebagai pembeli 30 kotak gudeng di rumah makan tempatnya bekerja.
Baca juga: Dikepung Warga, Maling Motor Di Kertajaya Dihajar Massa


"Kedua pelaku mengaku pegawai perusahaan jasa pengiriman yang akan meresmikan kantor barunya di Jalan Jojoran 3 B. Akan memesan gudeg 30 porsi dan minta diantarkan ke tempat tersebut," terang perempuan yang tinggal di Wonorejo IV no 99 Surabaya itu.

Namun sebelum melakukan pembayaran untuk uang tanda jadi, pelaku terlebih dahulu meminta dua kotak sebagai tester untuk di berikan kepada bosnya.

"Dengan alasan minta pesanannya itu diantar, pelaku mengajak Miswanto salah satu teman saya yang tugasnya kurir. Dengan dalih tidak nyasar saat mengantarkan pesanan, dia mengajak teman saya untuk mengantarkan ke tempat yang dituju," jelasnya.

Nahasnya, ditengah perjalanan. Miswan diminta untuk turun karena pelaku akan mampir ke rumah salah seorang temannya. Saat itulah, Miswanto pun menuruti permintaan pelaku. Saat turun itupun, Miswanto tidak ingat. Selang setengah jam Miswanto ingat kembali jika motor Dewi di bawa pelaku.

"Miswanto akhirnya telpon saya jika motornya di bawa pelaku, dan setelah di croscek di alamat yang telah disebutkan pelaku ternyata disana tidak ada perusahaan pengiriman barang," jelas Dewi.

Mengetahui kejadian itu, Korban melaporkan ke pada Polsek Gubeng. 
"Kami pun langsung melapor ke pihak kepolisian, karena motor saya masih proses cicilan akhirbya saya disuruh meminta keterangan dari pihak leasing terlebih dahulu," pungkasnya. (*/dyh)



Tidak ada komentar: