Rabu, 24 Oktober 2018

Mobil Corolla Tabrak Air Mancur di Depan Balai Pemuda, Penumpangnya Perempuan Warga Negara Maroko


Foto: command center
Kabar Pojok Surabaya - Seorang perempuan yang menjadi korban kecelakaan tunggal saat mobil Toyota Corolla yang ditumpanginya menabrak bundaran air mancur di perempatan Jalan Gubernur Suryo Surabaya pada Rabu dini hari adalah warga negara asal Maroko.

Pemilik mobil sedan Toyota Corolla nomor polisi B 911 IN itu teridentifikasi bernama Orindra Firman. Remaja kelahiran Semarang, Jawa Tengah, 7 Januari 1995, yang tercatat sebagai warga Tangerang, Banten, itu, saat kecelakaan duduk di bangku belakang dan hanya mengalami luka lecet di bagian siku bagian kanannya.

Saat dikofirmasi di lokasi kejadian, dia menyebut teman perempuan yang berada di dalam mobilnya adalah warga negara asing dari Maroko.

Namun, polisi masih belum mengkonfirmasi identitas lengkap perempuan tersebut.

Kepala Unit Kecelakaan Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya Ajun Komisaris Polisi (AKP) Antara kepada wartawan hanya menginformasikan perempuan itu bernama Puti Jana.

Dia mengatakan bahwa perempuan berusia 23 tahun itu mengalami luka memar di bagian matanya.

Jana merupakan satu-satunya perempuan dari keseluruhan enam orang yang berada di dalam mobil sedan yang nahas tersebut.

Dilansir dari Antara, lima orang lainnya di dalam mobil itu adalah laki-laki. Pengemudinya teridentifikasi bernama Kanda Pertama (24 tahun), warga Sedati Agung, Sidoarjo, Jawa Timur, yang hanya mengalami luka lecet di beberapa bagian tubuhnya.

Penumpang lainnya adalah Ardanas Dwi Wardana (25 tahun), warga Jalan Merpati Sidoarjo, yang juga mengalami luka lecet di beberapa bagian tubuhnya.

Selain itu M Fauzi R (25 tahun), warga Diamond Park Residen Surabaya, mengalami luka memar pada mata kanannya, serta Jonal F I Kaunang (42 tahun), warga Jala Casablanca Jakarta, yang mengalami luka cukup serius karena kepala bagian belakangnya robek.

Hingga kini polisi masih menyelidiki peristiwa kecelakaan tunggal yang terjadi pada Rabu dini hari sekitar pukul 01.30 WIB itu.

Informasi yang diperoleh menyebutkan mobil sedan berpenumpang enam orang itu melaju kencang dari arah Jalan Gubernur Suryo, namun pengemudinya tidak bisa menguasai kendali saat akan berbelok ke arah Jalan Yos Sudarso, sehingga menabrak pembatas bundaran air mancur di perempatan jalan itu.

Mobil sempat terlempar ke udara dan berakhir dengan posisi mobil menancap di tembok paling ujung Jalan Pemuda Surabaya.

Dugaan sementara, berdasarkan keterangan yang dihimpun polisi, kecelakaan terjadi karena pengemudi mobil mengantuk.

"Seluruh korban saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Dr Soetomo Surabaya," ucap AKP Antara. (ant/cc/dyh)

Tidak ada komentar: