Rabu, 03 Oktober 2018

Saat Disergap polisi, Dua Begal Motor Ini Teriak Rampok

Kabar Pojok Surabaya -- Dua dari empat komplotan bandit motor yang menjadi salah satu penjahat paling diburu polisi di Surabaya, akhirnya tertangkap. Tidak mudah bagi Polrestabes Surabaya untuk menangkap mereka.

Sejak menerima laporan adanya curanmor (pencurian kendaraan bermotor) di Putat Jaya, Surabaya beberapa waktu lalu, Unit Resmob Polrestabes Surabaya langsung fokus mengidentifikasi pelakunya. Sebab di TKP itu, komplotan curanmor tersebut mencuri dua motor sekaligus.

Setelah berhasil mengidentifikasi kelompok pelakunya, unit ini kemudian melakukan penyanggongan di beberapa titik yang disinyalir menjadi tempat melintas komplotan itu.

"Kami memburunya sejak seminggu terakhir," sebut Kanit Resmob Polrestabes Surabaya, Iptu Bima Sakti, Rabu (3/10/2018).

Dan Selasa (2/10/2018) dini hari kemarin sekitar pukul 03.30 Wib, Unit Resmob mendapati 2 diantara 4 pelaku melintas di Jalan Kedung Sroko, Tambaksari, Surabaya. Tepat di depan rumah nomor 127, Unit Resmob pun menyergap kedua pelaku. Namun, perlawanan dilakukan kedua pelaku.

"Keduanya berteriak rampok saat kami menyergapnya. Sembari teriak rampok, mereka menabrak anggota dan berusaha kabur," beber Bima.

Tak ingin kehilangan buruannya, Bima dan anggotanya akhirnya memutuskan menembak kedua pelaku. Kedua pelaku tumbang ke jalan ketika timah panas bersarang di kedua kaki mereka. Setelah diberi perawatan, kedua pelaku digelandang ke Mapolrestabes Surabaya untuk diperiksa.

Seperti dilansir jatimnow.com, dalam pemeriksaan terungkap, kedua pelaku itu bernama Agus Almahi (34) dan Saiful Rizal (23). Keduanya merupakan warga Tanah Merah, Bangkalan, Madura yang indekos di Tambaksari, Surabaya.

"Sedangkan dua pelaku lain masih kami buru," tega Bima.

Dari catatan kepolisian, kedua pelaku ini sudah mencuri di dua TKP. Yaitu di Putat Jaya Sekolahan Nomor 1, Surabaya dan Kedung Sroko Surabaya. Bersama keduanya, diamankan dua motor antara lain Honda Beat L 3568 BY hasil kejahatan dan Honda Vario M 3914 GA yang digunakan sebagai sarana pencurian.

"Keduanya merupakan anggota komplotan curanmor yang direkrut oleh dua pelaku yang saat ini masih kami buru," pungkas Bima.(*/jn/dyh)
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar