Kamis, 08 November 2018

Istri Tewas Setelah Motor Pasutri Jatuh Hindari Lubang Genangan Air



Kabar Pojok Surabaya - Akibat menghindari lubang yang tergenang air, motor yang dikendarai pasutri Heru Wahyudi (55) dan Indhira Meidhy Swaati (53) terpleset dan jatuh. Akibatnya, nyawa Indhira tak tertolong setelah kepalanya membentur aspal jalan.

Kanit Laka Lantas Polrestabes Surabaya AKP Antara mengatakan pasutri tersebut tercatat sebagai warga Pucang Adi 69 Surabaya.

"Suami luka bahu kiri, patah tulang serta muka bengkak. Sementara istri meninggal di tempat," ujar Antara seperti dilansir detikcom, Kamis (8/11/2018).


Antara mengatakan kecelakaan terjadi di Jalan Ngagel Timur. Saat itu pasutri tersebut melaju dari arah Pucang menuju ke Ngagel dengan mengendarai motor Honda Supra nopol W 3247 JR.

Saat melaju itu, Heru yang mengendarai motor berusaha menghindari lubang genangan air di tengah jalan. Saat menghindar itulah motor terpeleset dan jatuh. Indhira jatuh dengan kepala membentur aspal jalan. Saking kerasnya benturan, helm Indhira pecah.

Motor tersebut kemudian bertabrakan dengan motor Honda vario L 5219 CX yang dikendarai Anis Yuliandari Safaah (39) yang berjalan dari arah sebaliknya.

"Pengendara yang satunya (Anis) hanya mengalami luka ringan lecet-lecet pada kaki dan tangannya," terang Antara.

Mendapat laporan tersebut, polisi kemudian melakukan olah TKP. Sedangkan korban tewas langsung dievakuasi.

"Korban yang luka dan meninggal langsung kita bawa ke RSU dr Soetomo," tandas Antara. (det/dyh)

Tidak ada komentar: