Cari Kabar Disini

Minggu, 08 Desember 2019

Relawan 'Risma Selamanya' Gelar Tumpengan di Hutan Pakal


Kabar Pojok SurabayaPuluhan warga yang tergabung dalam relawan Risma Selamanya menggelar acara tumpengan dan doa bersama atas jasa Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dalam pembangunan hutan kota di area Hutan Pakal, Surabaya, Rabu.
"Semoga Bu Risma selalu sehat, dan bisa terus bekerja buat Surabaya. Harapannya, beliau bisa terus memberi hal positif untuk Surabaya, karena dampak dan kerja nyatanya sudah terasa," kata tokoh masyarakat setempat sekaligus Relawan Risma Selamanya, Rosikin yang diamini relawan lain.

Para relawan yang kebanyakan terdiri dari warga Pakal dan sekitarnya ini bersama-sama memakai atribut Risma Selamanya. Semuanya kompak memberi dukungan pada Risma untuk meneruskan kinerja positifnya.

Rosikin mengatakan bahwa acara ini tidak mempunyai tendensi politik apapun, melainkan hanya menghendaki Risma yang sudah dicintai warga Surabaya untuk kembali meneruskan jabatannya.

"Masih belum ada sosok yang bisa menggantikan Bu Risma. Kami terus mendorong agar Bu Risma meneruskan jabatannya saja karena saat ini belum ada calon yang bisa menyamai kinerjanya. Eman-eman Suroboyo sudah bagus. Harus diteruskan sama Bu Risma sendiri," ujarnya.

Setelah itu, lanjut dia, para relawan juga membentangkan spanduk bertuliskan "Berkat Bu Risma, Pakal Punya Hutan Kota." Menurutnya ini merupakan bentuk dukungan warga akan kinerja bagus kepemimpinan Risma.

"Risma? Selamanya! ...  Risma? Selamanya!" kata mereka kompak.


Dikutip dari Antara, koordinator Risma Selamanya Pakal Suwarto menyatakan, Risma amat berjasa dalam pembangunan hutan kota seluas 6 hektare ini. Hutan yang ditanami hampir 60 jenis tanaman, termasuk trembesi, mahoni, sampai akasia ini, memang jadi fokus pembangunan Risma selain infrastruktur.

"Hutan ini fungsinya sebagai pasokan oksigen bagi Surabaya. Selain itu, juga ada tambak yang bisa meningkatkan taraf ekonomi warga sekitar. Jadi kami ingin kebijakan positif ini diteruskan, selamanya, oleh siapapun nantinya yang jadi penggantinya," ujarnya. [ant/*]

Tidak ada komentar: