Cari Kabar Disini

Selasa, 21 Januari 2020

Bawa SS dan Biasa Pakai di Mobil, Dosen Ini Diciduk Polisi


Kabar Pojok SurabayaDosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis salah satu kampus swasta di Surabaya ditangkap anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya. Dosen Ilmu Matematika itu kedapatan membawa sabu-sabu (SS).
Oknum dosen itu diketahui bernama Nono Soepriyadi, 52, warga Jalan Semolowaru Bahari Blok 10, Sukolilo. Tersangka ditangkap saat berada di pinggir Jalan Semolowaru, Sukolilo, Surabaya.

Sabu sebanyak satu poket di dalam mobil miliknya yang digeledah anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya. Kejadian tersebut bermula dari informasi dari masyarakat adanya penyalahgunaan narkoba di wilayah Semolowaru.

Polisi langsung melakukan penyelidikan di lokasi dan menemukan mobil yang dikemudikan seorang pria. Pihaknya langsung menggerebek mobil tersebut. Tersangka Nono yang ada di dalam mobil diminta keluar dan digeledah.

"Kami temukan sabu di dalam mobilnya setelah digeledah anggota," ujar Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian, seperti dilansir radar surabaya.

Selanjutnya, tersangka Nono dibawa ke Mapolrestabes Surabaya. Kepada penyidik, ia mengaku mendapat sabu tersebut dari istri salah satu temannya. Ia tidak tahu nama istri temannya tersebut dan hanya memanggilnya ‘Mbak’ setiap kali transaksi SS. Tersangka biasanya bertemu langsung si Mbak di Pucang.

"Ketemunya di Pucang Lapangan. Ini masih kami kembangkan," jelasnya.

Tersangka Nono diketahui membeli sabu tersebut seharga Rp 400 ribu. Sabu yang dibeli biasanya digunakan sendiri namun kadang pesta bersama temannya. Tersangka mengaku seminggu sebelum ditangkap sempat pesta sabu bersama dua temannya.

Ia menggunakan sabu di dalam mobilnya. Dosen matematika ini biasa menggunakan sabu di dalam mobilnya. Seminggu yang lalu ia mengaku menggunakan sabu di dalam mobil saat diparkir di Jalan Bratang Binangun, Gubeng. [*/rdr]



sumber: radarsurabaya

Tidak ada komentar: