Selasa, 05 Mei 2020

Cara Unik Warga Medayu Utara Bantu Tetangga Yang Terdampak Covid-19



Kabar Pojok Surabaya -  Ada yang berbeda di gang 26 Medayu Utara, Medokan Ayu, Rungkut, Surabaya. Beberapa tas plastik berisi paket sembako dicantolkan ke sebuah kawat yang sudah didesain kotak. Cara itu dilakukan warga untuk membantu tetangganya yang terdampak Virus Corona (Covid-19).
Warga di kampung itu memberikan bantuan kebutuhan pokok seperti sayur-sayuran, beras, minyak, telur, kecap, mie dan bumbu dapur lainnya dengan cara dimasukkan ke dalam kantong plastik dan dicantolkan ke sebuah kawat yang sudah didesain kotak.

Kebutuhan pokok yang dibagikan secara gratis itu bisa diambil secara langsung oleh warga terdampak Covid-19. Di bawah kawat itu, ditempelkan sebuah kertas yang bertuliskan "Gratis!! Silahkan ambil bagi yang membutuhkan. Jangan lupa pakai masker. Gang 26 RT 4/13, Medayu Utara".

Deasy Prasetyo, warga setempat yang mempunyai ide itu mengaku sangat senang jika bantuan tersebut bisa membantu warga yang terdampak Covid-19. Awalnya dia hanya ingin membantu tetangga di sekitarnya, tetapi justru mendapat respon positif dari warga sekitar.

"Saya awalnya ngasih ke tetangga-tetangga aja. Saya kasih langsung. Kemudian ada ide saya cantolin di pagar rumah, terus saya tulisin ambil sendiri, gratis. Eh, lha kok malah didukung warga di sini. Alhamdulillah mas," ungkap Deasy seperti dikutip jatimnow.com, Sabtu (2/5/2020).

Semenjak mendapat respon positif dari warga, Deasy membuat tempat untuk cantolan bantuan kemudian dipasang di tepi jalan gang agar warga di sana tahu.

"Saya buatkan dengan besi, lalu saya kasih kawat kotak-kotak agar bisa dibuat cantolan. Di sini warga kemudian banyak yang tahu dan ada beberapa yang akhirnya menyumbang. Alhamdulillah bantuan bisa mengalir terus. Nggak nyangka sih, akhirnya bisa begini," ujarnya.



Ia menyebut idenya itu dilakukan sudah sepekan lalu, sebelum pembatasan sosial berskala besar (PSBB) diterapkan. Dari ini, ia berharap bantuan tersebut bisa bermanfaat bagi warga yang terdampak Covid-19.

"Mudah-mudahan bisa bermanfaat mas, karena ini masa-masa sulit. Semenjak terdampak Covid-19, kan banyak warga yang nganggur, dirumahkan. Harapan saya ya semoga gerakan ini bisa ditiru di kampung-kampung lainnya," tambah Deasy. [dyh/*]

[sumber:jatimnow.com]
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar